“STOP MEMINJAMKAN HATIMU PADA YANG LAIN, TITIPKAN IA PADA ALLAH”
Seringkali kita membaca atau mendengar bahwa Allah pasti akan memberi apa yang kita butuhkan, bukan yang kita inginkan. Namun, apakah sudah 100% kita meyakininya? Jika sudah, mengapa kita masih seringkali berprotes kepada Allah? Menginginkan seperti yang lainnya, melupakan nikmat yang telah Allah berikan kepada kita. Jika sudah, lantas mengapa pula kita masih saja meminjamkan hati kita kepada selain Allah? Hingga lupa bahwa pemilik hati, satu-satunya dzat yang Maha mampu membolak-balikkan hati hanyalah Allah. Dulu atau mungkin hingga sekarang, kita masih mempertanyakan keadaan: Mengapa kita dan dia tidak dimudahkan bersama? Padahal ia orang yang baik, berakhlak baik, berintegritas yang baik pula, yang sepertinya sebanding lurus dengan kita (red. sama-sama sepadan). Jika sudah begitu, mungkin kita melupakan 1 hal. 1 hal yang umum, yang sering ditemukan di qoutes-quotes sosmed maupun didengar , atau justru sering kita ucapkan ketika memberikan saran kepada teman? Ya...